Welcome To My Blogs, Bila Ada Kesamaan Penulisan Mohon Maaf dan Please Follow me, jangan lupa Berkunjung Di Sini Lagi

Code untuk merubah warna dan tampilan background pada CMD

Cara Mempercantik Tampilan Aplikasi Command Prompt

Oke, kita kembali ke windows.
Kalian mungkin bosan dengan command prompt yang seperti itu-itu saja. Disini saya akan share tentang bagaimana cara mempercantik command prompt.
Command prompt menjadi kalian sendiri dan warna sesuka kalian. Contoh seperti di bawah ini. 
 
Cara-nya sangat sederhana. Dengan mengedit di bagian registry.
Pertama-tama,  buka registry editor tools, dengan cara "run"--->"regedit".
Kemudian ke subkey dibawah ini.
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Command Processor
Kemudian temukan value dengan identitas ini.
Nama value : DefaultColor
Jenis value : DWORD Value
Data Value : 0x00000000(0)
Setelah ganti data value tersebut sesuai warna kalian. Kode ada di bawah ini.
Data value Hexadecimal :
0 = Hitam
1 = Biru
2 = Hijau
3 = Biru Laut (Aqua)
4 = Merah
5 = Ungu
6 = Kuning
7 = Putih
8 = Abu-abu
9 = Biru Terang
a = Hijau Terang
b = Biru Laut Terang
c = Merah Terang
d = Ungu Terang
e = Kuning Terang
f = Putih Terang
Untuk contoh sebagai kombinasi di atas.
0x00000007(7) = warna putih pada teks
0x00000027(39) =  warna putih pada teks dan warna hijau pada background

Merubah Tampilan Teks dan Background pada Command Prompt

Merubah Tampilan Teks dan Background pada Command Prompt / CMD


Command Prompt / CMD adalah sebuah perintah dos yang terdapat pada OS windows yang dapat memudahkan user dalam menjelajahi windows baik secara online maupun offline. Pada dasarnya command prompt berwarna hitam dan putih, apa gak bosen liat itu-itu aja :). Posting'an kali ini saya akan menunjukkan cara merubah tampilan teks dan background cmd sesuai dengan keinginan kita. Langsung saja Anda perhatikan secara seksama step by step :) ....

1. Buka Command Prompt dengan mengklik menu Start » Run
2. Pada jendela Run ketik “cmd” (tanpa tanda petik) dan tekan Enter.

3. Setelah jendela Command Prompt tampil, klik kanan pada bagian atas jendela atau title bar dan pilih Properties.

----------------------------------------------------------

4. Di jendela properties pilih tab Color dan rubah warna dari Screen Background, Screen Text, Popup Text dan Popup Background dengan memilih opsi yang disediakan.

5. Setelah selesai klik tombol OK.
6. Jika tampil kotak dialog konfirmasi yang bersisi dua opsi yaitu: Apply properties to current windows only dan Save properties for future windows with same title.
7. Pilihlah opsi pertama jika Anda hanya ingin merubah warna Command Prompt untuk sesi tersebut saja. Namun jika Anda menutup dan membuka kembali Commad Prompt, warnanya akan kembali ke default. Jika Anda ingin warna tersebut terus Anda pakai maka pilihlah opsi kedua.

Sekarang warna Command Prompt Anda telah berubah. Hal ini akan memberikan nuansa baru jika Anda menggunakannya.

Fitur fitur yg ada pada backtrack


Fitur fitur yg ada pada backtrack

    Metasploit 3.7.0 integration
    RFMON Injection capable wireless drivers
    Kismet
    Nmap
    Ophcrack
    Ettercap
    Wireshark (formerly known as Ethereal)
    BeEF (Browser Exploitation Framework)
    Hydra
   
Cisco OCS Mass Scanner, sebuah scanner untuk router-router Cisco yang cepat dan tangguh berikut telnet/enable default password.
    Quypt (Terminal Emulator) Blackhat..
    dan lain-lain lagi untuk segudang koleksi software exploits, termasuk perlengkapan dasar seperti browsers.


untuk Toolsnya yang tersedia di BackTrack pada umumnya digunakan untuk aneka kebutuhan pengujian keamanan, termasuk: Information Gathering, Network Mapping, Vulnerability Identification, Web Application Analysis, Radio Network Analysis (802.11, Bluetooth, RFID), Penetration (Exploit & Social Engineering Toolkit), Privilege Escalation, Maintaining Access, Digital Forensics, Reverse Engineering, dan Voice Over IP.

Kali Linux


kalilinux_poster_640Sejak pertengah Maret 2013, BackTrack resmi ganti nama menjadi Kali Linux. Kali Linux 1.0 yang diterbitkan merupakan lanjutan dari versi terakhir BackTrack 5.3 yang telah tersedia sejak Agustus 2012. Disamping meneruskan kehadiran distro BackTrack dengan nama baru, Kali Linux yang dikembangkan diam-diam ini, juga telah melakukan perombakan dan menata ulang strukturnya, termasuk mengganti distro Linux yang digunakan sebagai landasannya.
Perubahanya mungkin tidak banyak dirasakan oleh pengguna, namun pengembang dari Offensive Security sejatinya telah melakukan peningkatan cukup banyak, memasang Kernel 3.7 terkini dan menggunakan Debian GNU/Linux berikut Desktop Gnome sebagai pengganti ditro Ubuntu yang selama ini digunakan sebagai basis pengembangannya.
Direktori /pentest, dimana biasanya terkumpul banyak perkakas keamanan, sekarang pada Kali Linux telah ditiadakan. Sebagai pengganti, aplikasi keamanan yang senantiasa akan diperbaharui bergabung dan diintegrasikan dengan koleksi aplikasi sistem Debian. Navigasi melalui menu Start juga telah dipermudah. Dibalik rubrik “Top Ten” dirinci sepuluh aplikasi popular seperti John the Ripper untuk membobol Password atau Metasploit-Framework yang digunakan untuk menguji kelemahan dari infrastruktur TI.

kalilinux10_640Alasan memilih Debian, menurut Mati Aharoni dari Offensive Security, adalah karena Debian memiliki basis yang solid, dan di cabang Unstable maupun Experimental, ia sangat dekat dengan teknologi terkini. Hal ini adalah selaras dengan pengembangan aplikasi-aplikasi keamanan, yang juga senantiasa mengadopsi teknologi terkini.
Kali Linux 1.0 berlandasan pada Debian GNU/Linux dengan Kernel Linux versi 3.7 yang telah mendapatkan sejumlah Patches terpenting. Berkat struktur baru pada Kali Linux, pengguna dapat dengan relatif mudah mengganti lingkungan desktopnya dari banyak pilihan yang disediakan, termasuk KDE SC, GNOME, XFCE, LXDE, E17 atau MATE.

Disamping edisi yang umum untuk arsitektur intel 32-bit dan 64-bit, Offensive Security juga menerbitkan cetakan CD yang mendukung prosesor ARM, termasuk untuk Rasperry Pi, SainSmart SS808 dan Chromebooks buatan Samsung. Kecuali itu, pengembang Kali Linux telah berupaya untuk mendukung sebanyak mungkin antarmuka sistem WLAN yang ada, dengan tujuan agar bisa digunakan lebih efektif.

Pengertian Back Track

BackTrack adalah salah satu distro linux yang merupakan turunan dari slackware yang mana merupakan merger dari whax dan auditor security collection. Backtrack dua dirilis pada tanggal 6 maret 2007 yang memasukkan lebih dari 300 tool security sedangkan versi beta 3 dari backtrack dirilis pada tanggal 14 desember 2007 yang pada rilis ketiga ini lebih difokuskan untuk support hardware. Sedangkan versi backtrack 3 dirilis pada tanggal 19 juni 2008 pada backtrack versi 3 ini memasukkan saint dan maltego sedangkan nessus tidak dimasukkan serta tetap memakai kernel versi 2.6.21.5. pada BackTrack 4 Final sekarang ini menawarkan kernel linux terbaru yaitu kernel 2.6.30.4. Sekaligus pada Rilis BackTrack 4, dapat dikatakan berpindah basis yakni dari dahulu yang Slackware menjadi berbasis Ubuntu. Dilengkapi juga dengan patch untuk wireless driver untuk menanggulangi serangan wireless injection (wireless injection attacks)


Sejarah backtrack

Backtrack dibuat oleh Mati Aharoni yang merupakan konsultan sekuriti dari Israel. Jadi merupakan kolaborasi komunitas. Backtrack sendiri merupakan merger dari whax yang merupakan salah satu distro Linux yang digunakan untuk tes keamanan yang asal dari whax sendiri dari Knoppix. Ketika Knoppix mencapi versi 3.0 maka dinamakan dengan whax. Whax dapat digunakan untuk melakukan tes sekuriti dari berbagai jaringan di mana saja. [6] Max Mosser merupakan auditor security collection yang mengkhususkan dirinya untuk melakukan penetrasi keamanan di Linux. Gabungan dari auditor dan Whax ini sendiri menghasilkan 300 tool yang digunakan untuk testing security jaringan. Auditor security collection juga terdapat pada knoppix.

Namun, sejak rilis ke-4 hingga rilis yang terbaru ini, BackTrack sudah tidak lagi menggunakan basis Knoppix. BackTrack kini menggunakan basis Ubuntu.

BackTrack telah memasuki versi 5 R3 dengan kernel 3.2.6[7]
Tools

BackTrack menyediakan akses mudah untuk tools komprehensif yang berhubungan dengan keamanan, mulai dari Port Scanner sampai Password Scanner. Dukungan fungsi Live CD dan Live USB mengijinkan pengguna untuk me-boot BackTrack secara langsung dari media penyimpan portabel tanpa harus melakukan penginstallan pada Hardisk secara permanen.

BackTrack berisi banyak tools keamanan yang terkenal yaitu:

    Metasploit integration (Non-Working and Officially Unsupported )
    RFMON Injection capable wireless drivers
    Aircrack-NG
    Kismet
    Nmap
    Ophcrack
    Ettercap
    Wireshark (formerly known as Ethereal)
    BeEF (Browser Exploitation Framework)
    Hydra
    OWASP Mantra Security Framework collection of hacking tools, add-ons and scripts based on Firefox
    Cisco OCS Mass Scanner A very reliable and fast scanner for Cisco routers with telnet/enable default password.
    Quypt (Terminal Emulator) (software pribadi oleh Crimson Hacking group, yang telah dimasukan ke bagian utama) Blackhat
    Banyak kumpulan exploits serta software yang lebih umum seperti browsers.

BackTrack membagi tools menjadi 12 kategori:

    Information Gathering
    Vulnerability Assessment
    Exploitation Tools
    Privilege Escalation
    Maintaining Access
    Reverse Engineering
    RFID Tools
    Stress testing
    Forensics
    Reporting Tools
    Services
    Miscellaneous

Rilis Backtrack
Tanggal                                  Rilis
5 Februari 2006                    BackTrack v.1.0 Beta
26 Mei 2006                         Proyek BackTrack dirilis pertama kali versi non-beta (1.0).
6 Maret 2007                        BackTrack 2 final released.
19 Juni 2008                         BackTrack 3 final released.
9 Januari 2010                      BackTrack 4 final release. (Now based on Ubuntu)
8 Mei 2010                           BackTrack 4 R1 release
22 November 2010               BackTrack 4 R2 release
10 Mei 2011                         BackTrack 5 release (Based on Ubuntu 10.04 LTS, Linux kernel 2.6.38)
18 Agustus 2011                  BackTrack 5 R1 release (Based on Ubuntu 10.04 LTS, Linux kernel 2.6.39.4)
1 Maret 2012                       BackTrack 5 R2 release (Linux kernel 3.2.6[10])
13 Agustus 2012                  BackTrack 5 R3 release (Linux kernel 3.2.6[11])

Perintah-perintah untuk mengecheck sebuah Hardisk

Cara simple cek HDD dan Belajar perintah di Command


Cara Simple Mengecek Hardisk Bad Sector yang akan kita gunakan kali ini adalah command prompt. Pengecekan terhadap hardisk ini saya rasa sangat perlu dilakukan untuk mengetahui lebih jauh keadaan hdd kita, apakah sehat wal afiyat ataukah sakit-sakitan (krn bad sector). Karena apabila hdd sudah bad sector (bagian hdd yang rusak / gangguan) itu bisa mengakibatkan kompi jadi lambat loadingnya, ata terkadang juga bisa menyebabkan HANG... disebabkan karena ketika kompi dihidupkan akses data ke media hdd itu lambat yg diakibatkan oleh bad sector tadi. Nah Cara Simple Mengecek Hardisk Bad Sector sobat dengan melakukan langkah-langkah berikut;
1. Buka command prompt (tekan tombol start + R kemudian ketik CMD
2. Setelah jendela command promt nya keluar seperti gambar di atas, ketik CHKDSK C: (untuk mengecek drive C) apabila ingin mengecek drive D dan seterusnya, tinggal ketik saja drive yg mau di cek tersebut. 
3. Setelah proses pengecekan selesai, nanti sobat bisa lihat hasilnya, apakah hdd nya terkena bad sector ato ga. Di bawah ini adalah hasil pengecekan terhadap hdd saya, dan disini ALHAMMDULILLAH hdd saya masih SEHAT WAL AFIYAT,,, he2..



Selain command yang diatas, saya akan memberikan perintah-perintah (command) dalam mengoperasikan CMD :
ADDUSERS – Memasukkan/ menambah user ke/dari file CSV.
ARP – Address Resolution Protocol
ASSOC Change – file extension associations
ASSOCIAT – One step file association
AT Schedule – Perintah untuk membuat shedule program (utk dijalankan kemudian waktu)
ATTRIB – Mengganti atribut file
BOOTCFG – Edit boot setting windows
BROWSTAT – Mencari info domain,browser dan PDC
CACLS – Mengganti/mengubah file permissions
CALL – Memanggil sebuah program batch
CD – Memindahkan ke sebuah folder tertentu.
CHANGE – Mengubah Properties pada Terminal Server
CHKDSK – Memeriksa dan memperbaiki file system
CHKNTFS – Memeriksa NTFS file system
CHOICE – Menerima input keyboard ke dalam sebuah batch file
CIPHER – Encrypt-Decrypt files/folders
CleanMgr – Membersihkan secara otomatis Temporary files, recycle bin
CLEARMEM – Membersihkan memory
CLIP – meng-Copy STDIN ke Windows clipboard.
CLS – Membersihkan layar CMD
CLUSTER – Windows Clustering
CMD – Membuka layar CMD/ command prompt
COLOR – Mengganti warna pada window CMD
COMP – Membandingkan isi dari 2 atau lebih file
COMPACT – kompres file/folder di dalam partisi NTFS
COMPRESS – kompres file individu di dalam partisi NTFS
CON2PRT – Connect atau disconnect sebuah Printer
CONVERT – Convert FAT drive menjadi NTFS.
COPY – Copy 1 atau lebih file ke lokasi tertentu
CSVDE – Import/Export Active Directory data
DATE – Menampilkan/mengatur tanggal
Dcomcnfg – DCOM Configuration Utility
DEFRAG – Defragment hard drive
DEL – Menghapus 1 atau lebih file
DELPROF – Menghapus User Profile NT
DELTREE – Menghapus sebuah folder beserta subfolder
DevCon – Device Manager Command Line Utility
DIR – Menampilkan daftar file/folder dari sebuah drive
DIRUSE – Menampilkan disk usage/kapasitas disk
DISKCOMP – Membandingkan isi dari 2 buah floppy disk
DISKCOPY – Copy isi dari sebuah floppy disk ke floppy disk lainnya
DNSSTAT – DNS Statistics
DOSKEY – Mengedit command line,recall commands,dan create macros
DSADD – Menambah user (computer, group..) ke dalam active directory
DSQUERY – Menambah item ke dalam active directory
DSMOD – Modify user (computer, group..) di dalam active directory
ECHO – Menampilkan message pada monitor
ERASE – Menghapus satu atau lebih file
EXIT – keluar dari window CMD
EXPAND – Uncompress file
EXTRACT – Uncompress CAB files
FC – Membandingkan 2 buah file
FDISK – Disk Format dan partition
FIND – Mencari sebuah text string di dalam sebuah file
FINDSTR – Mencari strings di dalam files
FOR /F -Loop command: untuk beberapa files sekaligus
FOR – Loop command: all options Files, Directory, List
FORFILES – Batch process multiple files
FORMAT – Memformat sebuah disk
FREEDISK – Menampilkan free disk space (dalam bytes)
FSUTIL – File and Volume utilities
FTP – File Transfer Protocol
FTYPE – Menampilkan/mengubah file types yg digunakan dalam file extension
GLOBAL – Menampilkan daftar anggota dalam global groups
GOTO – Mengarahkan sebuah program batch untuk melompat ke labelled line
HELP – Online Help
HFNETCHK – Network Security Hotfix Checker
IF – Conditionally perform a command (perintah bersyarat)
IPCONFIG – Configure IP
KILL – Menghapus program dari memory
LABEL – Memberi/mengubah label disk
LOCAL – Menampilkan daftar anggota local groups
LOGEVENT – Menulis text ke dalam NT event viewer.
LOGOFF – Keluar dari system / Mengeluarkan user dari system
LOGTIME – mencatat tanggal dan waktu dalam sebuah file
MAPISEND – Mengirim e-mail dari command line
MEM – Menampilkan memory usage
MD – Create new folders
MODE – Configure a system device
MOUNTVOL – Mengatur Mount point dalam sebuah volume
MOVE – Memindahkan file dari sebuah folder ke folder lain
MOVEUSER – Menindahkan user dari sebuah domain ke domain lain
MSG – Mengirim message
MSIEXEC – Microsoft Windows Installer
MSINFO – Windows NT diagnostics
MSTSC – Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE – Mencari dan Menganti text di dalam sebuah file (find & replace)
MV – Meng-copy file yang sedang/sementara digunakan
NET – Mengatur network resources
NETDOM – Domain Manager
NETSH – Configure network protocols
NETSVC – Command-line Service Controller
NBTSTAT – Menampilkan networking statistics (NetBIOS over TCP/IP)
NETSTAT – Menampilkan networking statistics (TCP/IP)
NOW – Menampilkan current Date and Time
NSLOOKUP – Name server lookup
NTBACKUP – Backup folders
NTRIGHTS – Edit user account rights (wilayah akses yg diizinkan oleh admin)
PATH – Menampilkan atau mengatur search path untuk executable files
PATHPING – Melacak route plus network latency dan packet loss
PAUSE – Menahan proses sebuah batch file and menampilkan message
PERMS – Menampilkan permissions (wilayah akses) user
PERFMON – Performance Monitor
PING – Menguji (test) network connection
POPD – Restore previous value dari sebuah directory yang di-save oleh PUSHD
PORTQRY – Menampilkan status ports dan service
PRINT – Print text file
PRNCNFG – Menampilkan, mengatur, atau mengubah nama printer
PRNMNGR – Menampilkan, menghapus, atau menambah daftar printer; set default printer
PROMPT – Mengubah command prompt
PsExec – Menjalankan proses jarak jauh (remote)
PsFile – Menunjukkan file2 yang dibuka dari jarak jauh
PsGetSid – Menampilkan SID sebuah computer atau user
PsInfo – Menampilkan informasi dari sebuah system
PsKill – Menghentikan proses melalui process ID
PsList – Menampilkan detail informasi dari sebuah proses
PsLoggedOn – Who’s logged on (mengecek secara lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList – Event log records
PsPasswd – Mengubah account password
PsService – Menampilkan dan mengubah services
PsShutdown – Shutdown atau reboot computer
PsSuspend – Suspend/menahan proces
PUSHD – Menyimpan/Save dan mengganti current directory
QGREP – Mencari kata/kalimat di dalam file yg sesuai dgn pola/line yg ditentukan.
RASDIAL – Mengatur RAS connections
RASPHONE – Mengatur RAS connections
RECOVER – Memulihkan/Recover damaged file dari sebuah disk defective (rusak).
REG – Membaca, mengatur, atau menghapus registry keys dan values
REGEDIT – Mengimport/mengeksport registry settings
REGSVR32 – Register/unregister file DLL atau ocx
REGINI – Mengubah Registry Permissions
REM – Merekam/mencatat comments (remarks) di dalam sebuah batch file
REN – mengubah nama file
REPLACE – Mengganti/Replace atau meng-update sebuah file dengan file line
RD – Delete folder
RDISK – Create Recovery Disk
RMTSHARE – Share folder atau printer
ROUTE – Memanipulasi network routing tables
RUNAS – Menjalankan sebuah program dgn menggunakan user account lain.
RUNDLL32 – Menjalankan sebuah DLL command (add/remove print connections)
SC – Service Control
SCHTASKS – Create or Edit Scheduled Tasks
SCLIST – Display NT Services
ScriptIt – Control GUI applications
SET – Display, set, atau remove environment variables
SETX – Set environment variables secara permanent
SHARE – Mendaftar atau edit sebuah file share atau print share
SHORTCUT – Create windows shortcut (.LNK file)
SHOWGRPS – Menampilkan daftar NT Workgroups atau user yang telah joined
SHOWMBRS – Menampilkan daftar Users yg merupakan member dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN – Shutdown computer
SLEEP – Menunggu selama beberapa saat
SOON – Menjadwal(schedule) sebuah command untuk beberapa waktu kemudian
SORT – Sort input
START – membuka sebuah window baru, untuk menjalankan program atau command tertentu
SU – Switch User
SUBINACL – Edit file & folder Permissions, Ownership serta Domain
SUBST – Menyesuaikan sebuah path dengan drive letter
SYSTEMINFO – Menampilkan daftar system configuration
TASKLIST – Menampilkan daftar aplikasi dan service yang sedang berjalan
TIME – Menampilkan atau mengubah waktu pada system
TIMEOUT – Delay processing sebuah batch file
TITLE – Menentukan judul window untuk sebuah session CMD.EXE
TOUCH – mengubah timestamps sebuah file
TRACERT – Melacak route ke sebuah remote host
TREE – Tampilan grafis dari struktur folder
TYPE – Menampilkan isi dari sebuah text file
USRSTAT – Menampilkan daftar domain usernames dan last login
VER – Menampilkan version information
VERIFY – Memeriksa apakah files telah ter-save
VOL – Menampilkan disk label
WHERE – Mencari dan menampilkan files di dalam sebuah directory tree
WHOAMI – Menampilkan current UserName dan current domain
WINDIFF – Membandingkan isi dari dua atau lebih file.
WINMSD – Windows system diagnostics
WINMSDP – Windows system diagnostics II
WMIC – WMI Commands
XCACLS – Mengubah file permissions (hak akses)
XCOPY – Copy files dan folders

Cara Menonaktifkan Deep Freeze dengan atau tanpa passwod

Jika Anda Mengatahui Password

Jika anda mengetahui password deep freeze dan ingin menghapusnya dari komputer anda, caranya ialah :
1. Cari Lokasi Deep Freeze

Anda perlu men-Disable kan deep freeze sebelum ingin menghapusnya, dan untuk melakukan itu anda harus mengetahui lokasi icon deep freeze berjalan. lokasinya berada di System Tray, di sebelah kanan bawah desktop anda. jika anda memiliki banyak program yang berjalan, coba klik tanda panah kecil yang ada disana. Icon Deep Freeze berupa gambar Polar Bear kecil.


lokasi icon deep freeze di system tray
system tray
2. Tekan tombol SHIFT + Click Pada Icon Tersebut

Ini akan memunculkan pengaturan preferensi dari deep freeze, lalu masukan password deep freeze beberapa kali jika diminta.
3. Pilih "Boot Thawed"


pilih boot thawed
menu pengaturan deep freeze


ini akan membuat deep freeze berhenti bekerja ( Disable ) setelah komputer di restart. setelah restart, anda akan melihat icon tadi ada tanda silang merahnya. ini berarti Deep Freeze telah berhasil di non-aktifkan dan bisa di uninstall.
4. Gunakan File INSTALLER Deep Freeze yang sesuai dengan Versi anda.

Tidak ada program untuk menghapus deep freeze, melainkan program installernya itu sendiri. jika anda sudah tidak memiliki filenya, anda dapat mendownload  ulang melalui website resminya.

ada dua versi Deep Freeze, :

  • Jika anda menggunakan Deep Freeze versi 5, download DF5Std.exe
  • Jika anda menggunakan Deep Freeze versi 6, download DF6Std.exe
5. Jalankan File Installer tersebut

Setelah menu installer terbuka, pilih menu Uninstall dari beberapa pilihan yang tersedia. setelah loading selesai, maka komputer anda akan restart dan sekarang Deep Freez telah berhasil di hapus.

Jika Anda Tidak Mengetahui Password

1. Lakukan Reboot pada Komputer anda.

Jika anda tidak mengetahui Password yang tertanam pada deep freeze anda, maka hal yang harus dilakukan adalah dengan memanipulasi waktu pada BIOS. Ketika komputer pertamakali menyala, tekan tombol F2 / F12 / Del ( Tergantung model Motherboard ) untuk masuk ke menu BIOS.
2. Ganti Waktu pada Komputer anda

Untuk menon-aktifkan deep freeze, anda harus mengganti waktu pada komputer menjadi 10 tahun lebih maju atau mundur, ini akan membuat Deep Freeze berpikir bahwa systemnya tidak lagi digunakan. setelah diganti, lakukan save dan reboot lagi.
3. Masuk ke Debug Mode

Setelah reboot, lalu tekan tombol F8 pada keyboard pada awal booting, dan pilih Debug atau Debugging mode.

pilih debug mode untuk menghapus deep freeze
debug mode
4. Tekan CTRL + ALT + DEL

Anda harus melakukan itu dengan tepat ketika welcome screen selesai, karena jika terlewat maka anda harus mengulanginya lagi dengan melakukan reboot dan pilih debug mode lagi.
5. Cari File "DFServ"

Cari File DFServ pada bagian Process yang berjalan, klik kanan dan pilih End Process atau  Kill jika ada konfirmasi maka tekan yes atau OK saja. jika anda menemukan proses yang bernama "FrzState2K.exe"
6. Cari dan Hapus folder Deep Freeze

Biasanya folder ini berada di "C:\\Program files\Faronics\". Hapus semua yang ada di folder ini tanpa bersisa.
7. Hapus Registry

Proses menghapus deep freeze belum selesai, anda haru mencari registry yang berada di komputer. caranya :

  • Klik Start > run > ketik Regedit.
  • Cari folder Faronics di HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\
  • Pastikan anda menghapus semua yang ada di folder Faronics dan bukan yang lain.
lalu lakukan restart dan jangan lupa untuk kembali menggantu tanggal ke keadaan semula di menu BIOS. dan Deep Freeze pun telah hilang dari komputer atau laptop anda.

- Designed by JohanesD and support wnpXcpk -