Nomor Prosesor
Nomor ProsesorCacheKecepatan Clock# Inti
# BenangTDP MaksJenis MemoriGrafikIntel® Core™ i7-3820 Processor (10M Cache, up to 3.80 GHz)10.0 MB3.60 GHz4 / 8130DDR3-1066/1333/1600TidakIntel® Core™ i7-3930K Processor (12M Cache, up to 3.80 GHz)12.0 MB3.20 GHz6 / 12130DDR3-1066/1333/1600TidakIntel® Core™ i7-2700K Processor (8M Cache, up to 3.90 GHz)8.0 MB3.50 GHz4 / 895DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2670QM Processor (6M Cache, up to 3.10 GHz)6.0 MB2.20 GHz4 / 845DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2675QM Processor (6M Cache, up to 3.10 GHz)6.0 MB2.20 GHz4 / 845DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2640M Processor (4M Cache, up to 3.50 GHz)4.0 MB2.80 GHz2 / 435DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2760QM Processor (6M Cache, up to 3.50 GHz)6.0 MB2.40 GHz4 / 845DDR3-1066/1333/1600Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2860QM Processor (8M Cache, up to 3.60 GHz)8.0 MB2.50 GHz4 / 845DDR3-1066/1333/1600Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2677M Processor (4M Cache, up to 2.90 GHz)4.0 MB1.80 GHz2 / 417DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2637M Processor (4M Cache, up to 2.80 GHz)4.0 MB1.70 GHz2 / 417DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2655LE Processor (4M Cache, up to 2.90 GHz)4.0 MB2.20 GHz2 / 425DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2610UE Processor (4M Cache, up to 2.40 GHz)4.0 MB1.50 GHz2 / 417DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2620M Processor (4M Cache, up to 3.40 GHz)4.0 MB2.70 GHz2 / 435DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2629M Processor (4M Cache, up to 3.00 GHz)4.0 MB2.10 GHz2 / 425DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2649M Processor (4M Cache, up to 3.20 GHz)4.0 MB2.30 GHz2 / 425DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2657M Processor (4M Cache, up to 2.70 GHz)4.0 MB1.60 GHz2 / 417DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2617M Processor (4M Cache, up to 2.60 GHz)4.0 MB1.50 GHz2 / 417DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2720QM Processor (6M Cache, up to 3.30 GHz)6.0 MB2.20 GHz4 / 845DDR3-1066/1333/1600Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2600 Processor (8M Cache, up to 3.80 GHz)8.0 MB3.40 GHz4 / 895DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 2000Intel® Core™ i7-2600K Processor (8M Cache, up to 3.80 GHz)8.0 MB3.40 GHz4 / 895DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2600S Processor (8M Cache, up to 3.80 GHz)8.0 MB2.80 GHz4 / 865DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 2000Intel® Core™ i7-2630QM Processor (6M Cache, up to 2.90 GHz)6.0 MB2.00 GHz4 / 845DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2820QM Processor (8M Cache, up to 3.40 GHz)8.0 MB2.30 GHz4 / 845DDR3-1066/1333/1600Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2635QM Processor (6M Cache, up to 2.90 GHz)6.0 MB2.00 GHz4 / 845DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2710QE Processor (6M Cache, up to 3.00 GHz)6.0 MB2.10 GHz4 / 845DDR3-1066/1333/1600Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2715QE Processor (6M Cache, up to 3.00 GHz)6.0 MB2.10 GHz4 / 845DDR3-1066/1333/1600Intel® HD Graphics 3000
# BenangTDP MaksJenis MemoriGrafikIntel® Core™ i7-3820 Processor (10M Cache, up to 3.80 GHz)10.0 MB3.60 GHz4 / 8130DDR3-1066/1333/1600TidakIntel® Core™ i7-3930K Processor (12M Cache, up to 3.80 GHz)12.0 MB3.20 GHz6 / 12130DDR3-1066/1333/1600TidakIntel® Core™ i7-2700K Processor (8M Cache, up to 3.90 GHz)8.0 MB3.50 GHz4 / 895DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2670QM Processor (6M Cache, up to 3.10 GHz)6.0 MB2.20 GHz4 / 845DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2675QM Processor (6M Cache, up to 3.10 GHz)6.0 MB2.20 GHz4 / 845DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2640M Processor (4M Cache, up to 3.50 GHz)4.0 MB2.80 GHz2 / 435DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2760QM Processor (6M Cache, up to 3.50 GHz)6.0 MB2.40 GHz4 / 845DDR3-1066/1333/1600Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2860QM Processor (8M Cache, up to 3.60 GHz)8.0 MB2.50 GHz4 / 845DDR3-1066/1333/1600Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2677M Processor (4M Cache, up to 2.90 GHz)4.0 MB1.80 GHz2 / 417DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2637M Processor (4M Cache, up to 2.80 GHz)4.0 MB1.70 GHz2 / 417DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2655LE Processor (4M Cache, up to 2.90 GHz)4.0 MB2.20 GHz2 / 425DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2610UE Processor (4M Cache, up to 2.40 GHz)4.0 MB1.50 GHz2 / 417DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2620M Processor (4M Cache, up to 3.40 GHz)4.0 MB2.70 GHz2 / 435DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2629M Processor (4M Cache, up to 3.00 GHz)4.0 MB2.10 GHz2 / 425DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2649M Processor (4M Cache, up to 3.20 GHz)4.0 MB2.30 GHz2 / 425DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2657M Processor (4M Cache, up to 2.70 GHz)4.0 MB1.60 GHz2 / 417DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2617M Processor (4M Cache, up to 2.60 GHz)4.0 MB1.50 GHz2 / 417DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2720QM Processor (6M Cache, up to 3.30 GHz)6.0 MB2.20 GHz4 / 845DDR3-1066/1333/1600Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2600 Processor (8M Cache, up to 3.80 GHz)8.0 MB3.40 GHz4 / 895DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 2000Intel® Core™ i7-2600K Processor (8M Cache, up to 3.80 GHz)8.0 MB3.40 GHz4 / 895DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2600S Processor (8M Cache, up to 3.80 GHz)8.0 MB2.80 GHz4 / 865DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 2000Intel® Core™ i7-2630QM Processor (6M Cache, up to 2.90 GHz)6.0 MB2.00 GHz4 / 845DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2820QM Processor (8M Cache, up to 3.40 GHz)8.0 MB2.30 GHz4 / 845DDR3-1066/1333/1600Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2635QM Processor (6M Cache, up to 2.90 GHz)6.0 MB2.00 GHz4 / 845DDR3-1066/1333Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2710QE Processor (6M Cache, up to 3.00 GHz)6.0 MB2.10 GHz4 / 845DDR3-1066/1333/1600Intel® HD Graphics 3000Intel® Core™ i7-2715QE Processor (6M Cache, up to 3.00 GHz)6.0 MB2.10 GHz4 / 845DDR3-1066/1333/1600Intel® HD Graphics 3000
Point Blank Maintance Darurat
Maintenance Darurat:.
Pada hari ini Selasa 29 January 2013, kami akan melakukan maintenance Darurat, untuk melakukan perbaikan hal-hal dibawah ini :
(Bug) Black Mask
Perbaikan terhadap beberapa PC yang mengalami permasalahan dengan G-Warnet Service.
Dan sebagai ucapan Maaf dari Kami dikarenakan terjadinya error ini. kami akan memberikan Event Exp&Point UP 200% untuk troopers disemua server, setelah maintenance selesai.
Waktu Maintenance : 17.30 – 18.30 WIB (1 Jam)
Waktu Event : 18.30 – 21.30 (Exp&Point UP 200%)
*NB : Troopers diharapkan tidak melakukan login pada saat maintenance berlangsung untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Troopers dapat melakukan login bila sudah ada pemberitahuan dari kami bahwa maintenance telah selesai.
Terima Kasih.
Pada hari ini Selasa 29 January 2013, kami akan melakukan maintenance Darurat, untuk melakukan perbaikan hal-hal dibawah ini :
(Bug) Black Mask
Perbaikan terhadap beberapa PC yang mengalami permasalahan dengan G-Warnet Service.
Dan sebagai ucapan Maaf dari Kami dikarenakan terjadinya error ini. kami akan memberikan Event Exp&Point UP 200% untuk troopers disemua server, setelah maintenance selesai.
Waktu Maintenance : 17.30 – 18.30 WIB (1 Jam)
Waktu Event : 18.30 – 21.30 (Exp&Point UP 200%)
*NB : Troopers diharapkan tidak melakukan login pada saat maintenance berlangsung untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Troopers dapat melakukan login bila sudah ada pemberitahuan dari kami bahwa maintenance telah selesai.
Terima Kasih.
penerapan implus dan momentum
Aplikasi
Momentum dan Impuls dalam Kehidupan Sehari-hari
1.
Peluncuran Roket
Sebuah
roket diluncurkan vertikal ke atas menuju atmosfer Bumi. Hal ini dapat
dilakukan karena adanya gaya dorong dari mesin roket yang bekerja berdasarkan
impuls yang diberikan oleh roket. Pada saat roket sedang bergerak, akan berlaku
hukum kekekalan momentum. Pada saat roket belum dinyalakan, momentum roket
adalah nol. Apabila bahan bakar di dalamnya telah dinyalakan, pancaran gas
mendapatkan momentum yang arahnya ke bawah. Oleh karena momentum bersifat
kekal, roket pun akan mendapatkan momentum yang arahnya berlawanan dengan arah
buang bersifat gas roket tersebut dan besarnya sama. Secara matematis gaya
dorong pada roket dinyatakan dalam hubungan berikut.
2. Air Safety Bag (kantong udara)
Air
Safety Bag (kantong udara) digunakan untuk memperkecil gaya akibat
tumbukan yang terjadi pada saat tabrakan. Kantong udara tersebut dipasangkan
pada mobil serta dirancang untuk keluar dan mengembang secara otomatis saat
tabrakan terjadi. Kantong udara ini mampu meminimalkan efek gaya terhadap benda
yang bertumbukan. Prinsip kerjanya adalah memperpanjang waktu yang dibutuhkan
untuk menghentikan momentum pengemudi. Saat tabrakan terjadi, pengemudi
cenderung untuk tetap bergerak sesuai dengan kecepatan gerak mobil (Hukum
Pertama Newton). Gerakan ini akan membuatnya menabrak kaca depan mobil yang
mengeluarkan gaya sangat besar untuk menghentikan momentum pengemudi dalam
waktu sangat singkat. Apabila pengemudi menumbuk kantong udara, waktu yang
digunakan untuk menghentikan momentum pengemudi akan lebih lama sehingga gaya yang
ditimbulkan pada pengemudi akan mengecil. Dengan demikian, keselamatan si
pengemudi akan lebih terjamin.
3.
Desain Mobil
Desain
mobil dirancang untuk mengurangi besarnya gaya yang timbul akibat tabrakan.
Caranya dengan membuat bagian-bagian pada badan mobil agar dapat menggumpal
sehingga mobil yang bertabrakan tidak saling terpental satu dengan lainnya.
Mengapa demikian? Apabila mobil yang bertabrakan saling terpental, pada mobil
tersebut terjadi perubahan momentum dan impuls yang sangat besar sehingga
membahayakan keselamatan jiwa penumpangnya.
Daerah
penggumpalan pada badan mobil atau bagian badan mobil yang dapat penyok akan
memperkecil pengaruh gaya akibat tumbukan yang dapat dilakukan melalui dua
cara, yaitu memperpanjang waktu yang dibutuhkan untuk menghentikan momentum
mobil dan menjaga agar mobil tidak saling terpental. Rancangan badan mobil yang
memiliki daerah penggumpalan atau penyok tersebut akan mengurangi bahaya akibat
tabrakan pada penumpang mobil.
Beberapa
aplikasi Hukum Kekekalan Momentum lainnya adalah bola baja yang diayunkan
dengan rantai untuk menghancurkan dinding tembok. Benturan meteor terhadap Bumi
dapat dilihat di kawah Barringer, Winlow, Arizona, Amerika Serikat. Bola golf
yang dipukul dengan stik golf juga menggunakan Hukum Kekekalan Momentum.
4.sarung tinju
Sarung tinju yang dipakai oleh para petinju ini berfungsi
untuk memperlama bekerjanya gaya impuls ketika memukul lawannya, pukulan
tersebut memiliki waktu kontak yang lebih lama dibandingkan memukul tanpa
sarung tinju. Karena waktu kontak lebih lama, maka gaya yang bekerja juga
semakin kecil sehingga sakit terkena pukulan bisa dikurangi.
5. sarung tinju
bila diperhatikan di bagian dalam helm pasti ada bagian
yang lunak. Seperti gabus atau spons.Itu dibuat agar bila nanti kita jatuh akan
memperlama waktu kontak




NAMA :WIDODO
NDARU PRATAMA
KELAS :X
TKJ 2
ABSEN :31
GURU :IBU
ENENG
POINT BLANK COMPETISI (JADWLA DAN CHAMPION POINT BLANK)
26 Januari 2013 - 27 Januari 2013
~* PRIZE REWARD *~
Juara 1 : Rp.4.000.000 + Trophy + Gaming Gear + 250.000 Points
Juara 2 : Rp.3.000.000 + Trophy + Gaming Gear + 175.000 Points
Juara 3 : Rp.2.000.000 + Trophy + Gaming Gear + 125.000 Points
~ Tanggal & Waktu Tournament ~
Tanggal Pertandingan:
26 - 27 Januari 2013
~ TECHNICAL MEETING ~
Technical Meeting:
25 Januari 2013 @ DI-LO Cirendeu Jam 20:00 WIB
~ Venue ~
Jln.Cirendeu Raya No.5 Jakarta Selatan
~ Registrasi ~
~* GX GAMING POINTBLANK CHAMPIONSHIP *~
Periode Open Registrasi:
15 - 25 Januari 2013
Fee Registration: Rp. 150.000 / team (Registrasi dapat dilakukan langsung di kasir Di-Lo Cirendeu)
Contact Person:
Azhar : 087882803711 Silvy : 081326368514 Blackberry PIN: 26A97F22 |
ATTETION TROOPERS (ZAPPETTO)
~* Zepetto Greeting Card * ~
Berikut ini adalah balasan hasil karya Greeting Card yang kalian buat dan telah kami kirimkan kepada pihak Developer zepetto, Untuk semua TROOPERS Tercinta Game Point Blank INDONESIA : |
Keep Pro In Game Point Blank Indonesia and Don't Using Cheat...!!!
Terima Kasih.
Point blank (Update malle weapon Point blank)
Arabian Sword
(Limited Edition)
Dalam rangka menyambut Maulid Nabi 24 Januari 2013 Tim PB menghadirkan Melee Weapon Limited Edition, Arabian Sword, set item ini hanya di jual dari tanggal 22 Januari 2012 s/d 5 Februari 2013, ayo jangan sampai terlewat...
damagge 88
speed 100
senjata ini lebih mantab ayo segera belikan char kamu
senjata ini lebih mantab ayo segera belikan char kamu
Ayo dapatkan Melee Weapons
Arabian Sword (Limited Edition)
22 Januari 2013 s/d 5 Februari 2013
hanya di
POINT BLANK INDONESIA
Terima Kasih.
Awala Mula Adanya Kertas
MAKALAH 1
Kertas ditemukan oleh
bangsa China para tahun 105 pada masa dinasti Han dan mulai menyebar perlahan
ke barat melalui Samarkand dan Baghdad. Pembuatan dan industri kertas di Eropa
bermula dari Spanyol dan Sisilia pada abad ke 10 oleh kaum Muslim yang tinggal
di sana, kertas kemudian mulai dikenal di Italia dan Selatan Prancis, kemudian
sampai di Jerman pada tahun 1400. Pada masa abad pertengahan di Eropa,
pembuatan kertas secara manual memanfaatkan tenaga air. Adalah penemuan
teknologi percetakan printing press dan revolusi percetakan pada abad ke 15
yang berkontribusi atas penyebaran kertas yang sangat pesat di Eropa.
Kata 'kertas' berasal
dari kata papyros, bahasa Yunani kuno untuk tanaman Cyperus Papyrus. Tanaman
ini bersifat tebal dan sari nya digunakan untuk produksi material yang
menyerupai kertas, digunakan oleh bangsa Mesir kuno serta kebudayaan
Mediterania jauh sebelum kertas ditemukan di China. Papyrus merupakan
pengolahan bagian dari tanaman secara langsung, sedangkan kertas dibuat dari
serat yang sudah di olah dan diberi perlakuan khusus.
Sejarah pembuatan
kertas dimulai di China, saat seorang pejabat pengadilan Kekaisaran pada masa
dinasti Han (202 SM - 220) bernama Cai Lun, membuat kertas menggunakan tanaman
mulberry, serat kulit pohon, jala ikan, kain bekas dan sisa jerami. Walau
demikian, lembaran kertas kuno berisi gambar peta yang ditemukan di propinsi
Gansu yang berasal dari perkiraan tahun 179 - 41 SM.
Pada masa dinasti
Shang (1600 - 1050 SM) dan dinasti Zhou (1050 SM - 256) di China kuno, dokumen
umumnya ditulis di lembaran tulang atau bambu (bisa berupa lempengan maupun
lembaran bambu yang di jahit kemudian digulung) menyebabkan kesulitan untuk
transportasi karena sangat berat. Walaupun material yang lebih ringkas seperti
lembaran sutra juga digunakan, tapi sangat jarang karena harganya yang sangat
mahal. Walaupun pejabat Cai Lun disebut sebagai penemu kertas dengan teknologi
pembuatan yang canggih pada masa tersebut, penemuan spesimen yang bertuliskan
aksara mandarin di propinsi Gansu pada tahun 2006 menunjukkan bahwa pihak
militer China kuno sudah menggunakan kertas 100 tahun sebelum material ini
ditemukan oleh Cai. Atas penemuan ini, Cai Lun sangat berkontribusi dalam
penyempurnaan metode, bahan, dan resep pembuatan kertas.
Catatan sejarah
menunjukkan bahwa pejabat Cai menemukan ide pembuatan kertas kemudian
memperkenalkan pada Kaisar yang memujinya. Sejak saat itu, kertas digunakan
untuk menggantikan lempengan bambu dan lembaran sutra. Material ini dikenal
luas sebagai Kertas Yang Mulia Cai.
Awalnya, fabrikasi
kertas dilakukan dengan melumatkan sobekan kain di air, kemudian seratnya
dimanfaatkan. Kertas berkualitas tinggi buatan Tso Po menggunakan bahan kayu
tanaman Mulberry, pada masa Jin bagian Timur pembuatan kertas memanfaatkan
cetakan bambu, dan menggunakan pewarna. Saat percetakan menjadi populer di masa
dinasti Song, permintaan kertas semakin meningkat, bahkan digunakan sebagai
alat pembayaran retribusi kepada pemerintah pusat.
Walaupun lebih murah
dibanding kertas kulit (vellum), dalam jumlah besar, misalnya seukuran buku,
kertas adalah material yang mahal sebelum abad ke 19. Teknologi mesin kertas
bertenaga uap ditemukan, sehingga pembuatan kertas dengan bubur kertas dari
kayu dapat dilakukan. Walaupun ada beberapa mesin pendahulu, mesin pembuat
kertas Fourdrinier adalah dasar dari teknologi pembuatan kertas modern. Pada
tahun 1799, Nicholas Louis Robert dari Essonnes, Prancis mendapatkan paten
untuk mesin kertas yang dapat memproduksi kertas gulungan (continuous paper machine).
Saat itu, Nicholas bekerjasama dengan Leger Didot, kemudian terjadi selisih
pendapat mengenai kepemilikan ijin penemuan mesin. Adalah Didot yang mengutus
John Gamble, adik iparnya untuk menemui Sealy dan Henry Fordrinier di London
dan setuju untuk mensponsori suatu proyek. Pada 20 Oktober 1801, Gamble
mendapatkan paten no 2487 dari negara Inggris. Tahun 1803, sebuah mesin
dipasang di Frogmore, Hetfordshire. Mesin tersebut merupakan penyempurnaan dari
mesn Robert, hal ini dimungkinkan karena keterlibatan Bryan Donkin seorang
mekanik yang sangat terampil.
Hingga akhir abad ke
18, ujicoba menggunakan bahan kayu untuk membuat kertas tidak menunjukkan hasil
yang memuaskan. Pada tahun 1800, Matthias Koops di London, Inggris mempelajari
lebih lanjut gagasan pembuatan kertas dengan kayu, dan menerbitkan buku
berjudul Historical Account of the Substance wich have been used to Describe
Events, and to Convey Ideas, from the Earliest Date, to the Invention of Paper
(panjang banget ya gan? ... kira-kira judulnya adalah Catatan penggunaan bahan,
kerjadian, ide dari dulu sampai penemuan kertas). Matthias mendapatkan dukungan
keuangan dari keluarga kerajaan untuk pembuatan mesin cetak serta bahan dan
infrastruktur untuk bisnis percetakannya. Buku yang sangat menarik, walaupun
sangat mahal merupakan satu-satunya buku yang berhasil di tulis dan di cetak
sebelum perusahaannya bangkrut.
Pada tahun 1830 dan
1840, dua tokoh dari benua yang berbeda melakukan terobosan. Charles Fenerty
dan Friedrich Gottlob Keller memulai ujicoba memanfaatkan bahan kayu untuk
teknik pembuatan kertas, membuat bubur kertas langsung dari bahan kayu
tersebut. Kurang lebih pada waktu yang sama, pada pertengahan tahun 1844, kedua
tokoh ini mengumumkan penemuan mereka. Sebuah mesin yang dapat memisahkan serat
dari pohon dan memanfaatkan serat untuk pembuatan kertas. Bubur kayu kemudian
di putihkan / dicuci (bleach) oleh Fenerty sehingga memproduksi kertas berwarna
putih. Pada saat inilah dimulai era baru pembuatan kertas. Pada akhir abad 19,
hampir semua produsen menggunakan bahan kayu untuk pembuatan kertas.
Dengan penemuan pena tinta (fountain pen),
produksi masal alat tulis pensil, berkembangnya teknologi percetakan (printing
press) dengan tenaga uap, kertas dengan bahan dasar kertas menyebabkan perubahan
ekonomi dan sosial di negara industri yang sangat besar pada abad ke 19.
Pengenalan kertas yang lebih murah, buku pelajaran, fiksi, non fiksi, surat
kabar semakin terjangkau pada tahun 1900.
MAKALAH 2
Peradaban Mesir Kuno menyumbangkan
papirus sebagai media tulis menulis. Penggunaan papirus sebagai media tulis
menulis ini digunakan pada peradaban Mesir Kuno pada masa wangsa firaun
kemudian menyebar ke seluruh Timur Tengah sampai Romawi di Laut Tengah dan
menyebar ke seantero Eropa, meskipun penggunaan papirus masih dirasakan sangat
mahal. Dari kata papirus (papyrus) itulah dikenal sebagai paper dalam bahasa
Inggris, papier dalam bahasa Belanda, bahasa Jerman, bahasa Perancis misalnya
atau papel dalam bahasa Spanyol yang berarti kertas.
Pada sekitar 2.200SM, orang Mesir
kuno menemukan sejenis buluh yang disebut papyrus (lontar) yang ternyata dapat
dipergunakan untuk media tulis yang lebih stabil dan dapat diandalkan.
Meskipun penggunaan papyrus menyebar
jauh di luar Mesir, kulit binatang juga masih banyak digunakan sebagai media
untuk menyampaikan pesan tertulis. Kulit sapi, kambing dan domba dicuci dan
direntangkan pada bingkai dan dilapisi dengan kapur berbentuk pasta yang
membantu menghilangkan lemak dan bulu. Sesudah kering, permukaan dihaluskan
dengan menggosok memakai batu. Bahan yang sudah
siap disebut perkamen dan digunakan secara luas diseluruh Eropa sejak 170 SM.
Perkamen yang berkualitas tinggi sangat langka sehingga harus diperlakukan
secara halus dan sering digunakan lebih dari sekali.
Media tulis awal ini
memainkan peranan yang sangat penting dalam perkembangan kebudayaan manusia
tetapi memang kurang praktis. Hal ini berubah sejak Tsai Lun pada thn 250 SM
memulai percobaannya dan memperkenalkan kertas ke dunia.
Pada abad kedua,
pembuat kertas di Cina menaruh potongan-potongan kulit kayu bagian dalam dari
pohon Mulberry pada suatu tempat yang kuat, sering juga berupa batu yang
berlubang dan dicampur dengan air. Dengan menggunakan palu atau alat pemukul
lain, potongan kayu tersebut ditumbuk sehingga menjadi bubur berserat yang
dalam istilah sekarang disebut sebagai 'pulp'. Pulp tersebut kemudian
dituangkan kedalam cetakan yang dangkal yang sebelumnya dilapisi dengan kain
berbentuk seperti saringan. Kemudian cetakan ini dijemur di bawah sinar
matahari dan ketika air telah menguap, maka hanya serat selulose yang tinggal
dalam cetakan. Selanjutnya kertas diangkat dari cetakan tersebut. Ini adalah
bentuk yang primitif dari kertas.
3. Eropa
Pada abad ke 13,
teknologi pembuatan kertas telah merambah Spanyol, tetapi masih membutuhkan 300
tahun lagi baru teknologi tersebut menyebar ke Perancis, Jerman, Itali dan
Inggris dimana tercatat pabrik kertas Inggris yang pertama kali diketahui
dibangun di Hertfordshire pada th 1490. Di negara-negara Eropa, saringan kawat
yang halus menggantikan fungsi kain saringan dan serat linen menggantikan kulit
kayu mulberry yang sangat sulit diperoleh di daratan Eropa.
Masalah yang dihadapi
dalam pembuatan kertas secara manual ialah produktifitasnya yang sangat rendah
dan memakan waktu yang lama. Pada abad pertengahan, semua buku dicopy dengan
tangan, kebanyakan dilakukan di atas perkamen dan dilakukan oleh pemuka agama
yang mempunyai kemampuan baca tulis di atas rakyat biasa. Mesin cetak yang
diciptakan pada abad ke 15 membawa perubahan yang amat besar di bidang
komunikasi. Untuk pertama kalinya, buku dapat diproduksi secara massal. Untuk
itu dibutuhkan kertas murah dalam jumlah yang banyak menggantikan perkamen yang
mahal.
Untuk memenuhi permintaan
yang meningkat ini, pembuat kertas dituntut untuk mempercepat dan meningkatkan
produksi, tetapi tidak terlihat adanya terobosan yang nyata sampai datangnya
abad 17. Yaitu ketika Nicholas Luis Robert, dari Essones, Perancis mematenkan
sebuah mesin yang menggunakan belt kawat mesh yang bergerak menggantikan fungsi
cetakan kertas sehingga dapat dihasilkan kertas secara kontinyu dan dalam
jumlah besar. Mesin yang dibangun oleh Robert kemudian dibawa ke Inggris dan
dipatenkan di sana pada th 1801 oleh Henry Fourdrinier, yang namanya dipakai
sampai sekarang.